Senin, 17 Februari 2014

T-SHIRT BATIK MOTIF BERCAK

Pada pembahasan kali ini akan saya kupas t-shirt batik motif bercak sebelum media batik diproses pewarnaan, larutkan obat pewarna dan obat penguat warna menggunakan air mendidih,dan yang kedua larutkan obat pewarna menggunakan air bersih tambahkan obat pencerah warna dan obat pematang untuk obat pewarna diaduk sampai semua unsur obat pewarna menyatu dan diamkansampai tidak bereaksi lagi, obat pewarna yang digunakan adalah obat pewarna jenis naptol, setelah obat pewarna sampai rata diberi air smpai penuh satu ember kemudian tempat pewarnaan diberi air kurang lebih sepuluh liter dan diberi obat  pewarna kurang lebih tiga liter dan obat pewarna untuk yang disemprotkan harus diberi obat pemecah untuk obat pewarna, untuk proses pewarnaan media batik harus dibalik bagaian luar yang didalam, masukkan media batik kedalam obat pewarna sampai rata jika sudah rata media batik diangkat diperas sampai kencang.  

Jika media sudah diperas kemudian dikriwil atau ditata, diatas kawat yang berlubang  atau diatas meja, kawat yang digunakan adalah kawat anyaman yang berbentuk bujur sangkar kecil-kecil alat untuk menyemprot botol aqua yang tutupnya sudah dilubangi kecil-kecil sesuai kebutuhan, kalau media batik sudah dikriwil kemudian disemprot dengan obat pewarna yang sudah dipecahkan, menyemprot media batik hanya pada bagaian atas sampai rata jika sudah rata lalu media batik dibalik kemudian disemprot lagi sampai rata hanya pada bagaian atas media batik saja, jika media batik sudah selesai disemprot lalu dimasukkan kedalam air yang sudah dicampur dengan obat pencabut warna dan obat pencerah warna supaya obat pewarna dasar tercabut dan warna menjadi cerah, jika obat pewarna sudah tercabut atau hilang kemudian media batik di angkat.

Media batik lalu dicuci sampai bersih agar efek dari obat pencabut warna dan obat pencerah warna benar-benar hilang dari media batik, kemudian dijemur ditempat yang tidak terlalu panas sampai kering, pada saat mencuci media batik harus benar-benar bersih jika tidak bersih akan berakibat fatal media batik menjadi rapuh atau mudah robek karena pengaruh obat pencabut warna dan obat pencerah warna, motif ini hanya begron saja,untuk menambah variasi pada motif ini media batik bisa diberi gambar didepan  sebagai pelengkap sesuai dengan keinginan dan pada bagaian belakangatas juga bisa diberi logo sebagai pelengkap variasi motif pada pada media batik, sebaiknya gambar dua warna untuk menambah variasi warna pada motif bercak, karena motif bercak warnanya tidak bervariasi hanya satu warna saja, contoh misalnya warna coklat dan warna dasar pada media batik putih.

Saya penulis artikel ini dan juga saya sebagai pengrajin batik, aan saya beri keterangan mengenai proses pewarnaan media batik motif bercak, pertama media batik harus dibalik pada saat proses pewarnaan cara ini untuk menghindari kekusaman warna pada media batik yang kedua untuk menambah warna lebih bagus hasilnya bila obat pewarna seberat satu ons maka obart penguat warna beratnya harus sama satu ons ini hanya sebagai contoh saja untuk obat yang disemprotkan juga harus diberi obat pencerah warna dan juga obat penua untuk obat pewarna, ini bisa menghasilkan warna lebih cerah tua dan berkilau pada media batik, ini proses pewarnaan media batik motif bercak yang saya ketahui.        

T-SHIRT BATIK MOTIF UMPLUKAN SATU WARNA

Motif umplukan ini hanya begron saja akan saya kupas proses pewarnaan motif ini dari awal sampai akhir secara detail menurut yang saya ketahui, biasanya motif  umplukan diberi variasi ganbar dibagaian depan dan belakang ada juga gambar didepan dan bagaian belakang diberi logo, proses pewarnaan media batik menggunakan obat pewarna jenis naptol, pertama larutkan obat pewarna dan obat penguat warna dengan menggunakan air yang mendidih aduk sampai obat pewarna larut dan menyatu dengan air lalu tambahkan air bersih sampai penuh satu ember tempat pewarnaan media batik diberi air bersih kurang lebih sepuluh liter kemudian diberi obat pewarna kurang lebih tiga liter,kemudian media batik dimasukkan kedalam tempat pewarnaan diratakan dan direndam, media batik harus dalam keadaan terbalik bagaian luar yang didalam.

Obat pewarna yang untuk penua warna dipecahkan diberi obat pemecah warna sampai benar-benar mecah, warna yang sudah mecah bila diteteskan pada media batik, bagaian tengah berwarna muda hanya bagaian samping yang berwarna tua jika obat pewarna yang untuk disemprotkan sudah dipecahkan, kemudian media batik diangkat dari dari tempat pewarnaan lalu dikriwil yang rata jangan terlalu kencang supaya obat pewarna mudah masuk kedalam bagaian media, jika media batik sudah dikriwil kemudian disemprot obat pewarna dengan menggunakan botol aqua yang tutupnya sudah dilubangi  kecil-kecil, menyemprotkan obat pecahan pada tidak asal semprot saja, untuk hasil yang bagus ketika obat pewarna jatuh dimedia batik belum belum berwarna ditunggu sampai obat pewarna pecahan berwarna agak tua lalu disemprot lagi dan harus dibukai sampai bagaian yang dalam rata terkena obat pewarna jika sudah rata media batik dibalik dan disemprot lagi sampai semua media batik terkena obat pewarna.

Menyemprotkan obat pewarna pecahan jangan sampai terfokus pada satu titik di media batik karena bila terfokus di satu titik maka media batik tidak akan berwarna, melainkan akan berwarna putih atau warna pada media rusak, jika media batik sudah selesai disemprot dengan obat pewarna yng sudah dipecahkan kemudian dimasukkan kedalam air bersih yang sudah diberi campuran obat pencerah warna dengan ukuran sedang supaya semua endapan obat pewarna yang menempel pada media batik hilang lalu diangkat kemudian media batk dicuci sampai benar-benar bersih dari pengaruh obat pencerah warna dan residu obat pewarna supaya warna pada media batik cerah dan berkilau, jika sudah dicuci kemudian media batik digantung ditempat yang tidak terlalu panas supaya warna tetap nampak cerah dan berkilau,jika dijemur ditempat yang terlalu panas maka warna pada media batik akan kusam tidak berkilau.     

Biasanya motif ini hanya satu warna dn tidak diikat, proses pewarnaan sebaiknya dilakukan ditepat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung atau hawa panas, jika pada saat proses pewarnaan terkena sinar matahari secara langsung maka warna pada media batik akan rusak dan kusam,untuk menambah variasi supaya warna tampak lebih hiduptambahkan gambar atau tulisan dibagaian depan pada media batik dengan warna yang berbeda dengan warna begron media batik pada bagaian belakang bisa diberi gambar atau logo tertentu,diatas adalah proses pewarnaan motif umplukan.  

T-SHIRT ATAU KAOS BATIK TULIS

Dsini akan saya paparkan proses pewarnaan dari awal sampai akhir secara detail t-shirt batik tulis motif ini adalah motif yang bukan musiman, karena proses pengerjaannya yang lama, bahan kaos untuk t-shirt dijait kecuali pada pada bagaian samping walau tidak dijait haru diobras supaya bahan tidak tergulung,jika sudah dijait kemudian media batik digambar pada bagaian dan belakang dari bawah sampai atas pada bagaian tepi lengan cuma sebagai variasi saja bukan hanya lengan leher dan juga pada bagaian bawah yang dilipat,kalau sudah digambar kemudian gambar diberi lilin atau malam menggunakan canting,lilin harus panas supaya tembus dari bagaian atas sampai bawah pada media batik, jika proses pambatikan sudh selesai selanjutnya media batik diproses pewarnaan larutkan obat pewarna dan obat penguat warna  menggunakan air bersih diaduk sampai semuanya menyatu dengan air, celupkan media batik kedalam obat pewarna sampai media batik rata dan tidak belang  pewarnaan diulangi sekali lagi.

Jika media batik sudah selesai dicelup lalu dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dengan posisi terbalik supaya warna pada bagaian luar tidak rusak dan belang,bila media batik sudah kering jangan sampai terkena air dann harus diinapkan supaya warna tidak lolos,keesokan harinya media batik dibatik pada bagaian warna dasar harys tembus dari atas sampai bawah media batik keuali untuk tambahan warna variasi, kemudian motif atau gambar diberi warna lalu di jemur sampai kering dan diinapkan  lagi, warna pada gambar ditutup denga menggunakan lilin harus tembus  dari atas sampai bawah media batik, selesai dibatik kemudian media batik dikriwil lalu dipukul menggunakan kayu yang sudah dilapisidengan karet ban dalam sampai lilin pecah supaya obat pewarna bisa masuk dan mewarnai media batik,jika media batik sudah diremek dan rata direndam kedalam air bersih agar lilin yang sudah pecah tidak merapat lagi.

Untuk prosespewarnaan selanjutna larutkan obat pewarna dan obat penguat warna menggunakan air yang mendidih diaduk sampai semua bahan obat pewarna menyatu dengan air dan tambahkan air bersih secukupnya ini obat pewarna yang pertama,larutkan obat untuk penua warna menggunakan air bersih

tambahkan obat pencerah warna dan obat pematang obat pewarna diaduk sampai semuanya menyatu dengan air, jika obat pewarna sudah siap digunakan media batik diangkat supaya air menetes sampai atus, tempat pewarnaan diberi air bersih kurang lebih sepuluh liter lalu diberi obat pewarna tiga liter kemudian media batik dimasukkan kedalam obat pewarnayang pertama sampai rata bila sudah rata diangkat lalu dimasukkan kedalam obat penua warna jika sudah rata diangkat kemudian media batik dicuci agar endapan obat pewarna hilang dari media batik, kemudian media batik diwarna sekali lagi kalau sudah selesai proses pewarnaan media batik dilorot sebelum media batik dilorot sebaiknya dicuci dulu, media batik dimasukkan kedalam kuali yang berisi air mendidih, kuali yang kedua harus diberi obat penghancur lilin atau malam.

Media batik dimasukkan kedalam kuali yang petama sambil di putar dibolak-balik bila lilin sudah terlepas dari media batik lililn diserok sampai bersih permukaan air dalam kuali dari lilin kemudian media batik diangkat dari dalam kuali yang pertama kemudian media batik dimasukkan lagi kedalam kuali yang kedua supaya sisa lilin yang menempel pada media batik hancur, media batik direndam sambil dibolak-balik sampai benar-benar bersih  jika media batik sudah bersih kemudian diangkat lalu media batik dicuci sampai bersih tidak ada lilin atau malam yang menempel pada media batik, kemudian dijemur dengan posisi terbalik ditempat yang terkena sinar matahari secara langsung tetapi jangan berlebihan supaya warna tetap bagus.  

T-SHIRT ATAU KAOS TULIS REMEKAN PUTIH

Karena ini t-shirt yang di batik media batik bukan bahan melainkan sudah berbentuk pakaian jadi tapi belum dijait pada bagaian samping cuma diobras saja supaya bahan tidak tergulung, setelah dijait kemudian digambar lalu media batik dibatik menggunakan lilin atau malam yang dicairkan dalam keadaan panas agar tembus dari atas sampai bawah supaya gambar tidak rusak, kemudian larutkan serbuk obat pewarna dantambahkan obat penguat warna dengan menggunakan air bersih jika ingin hasil warna yang lebih baik tambahkan obat pencerah warna diaduk sampai semua bahan obat pewarna menyatu dengan air, media batik dicelupkan kedalam obat pewarna sampai rata dan tidak belang, pewarnaan diulangi sekali lagi agar warna pada media batik tua dan rata, obat pencerah warna yang saya gunakan disini multi fungsi pencerah warna, penua obat pewarna dan juga sebagai penguat obat pewarna,setelah media batik diwarna dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dan harus terbalik supaya warna media batik bagaianluar tidak rusak dan tidak belang.

Setelah media batik kering diinapkan dan jangan sampai terkena air bila media batik terkena air warna akan rusak ata belang keesokan harinya media batik  di batik atau ditutup  menggunakan lilin yang dicairkan proses pembatikan harus tebal dan tembus jika tidak tembus maka warna dasar pada media batik akan tercabut, lilin atau malam yang digunakan untuk membatik media batik harus yang mudah pecah jangan menggunakan lilin atau malam yang lentur setelah proses pembatikan selesai bagaian gambar diberi warna untuk menambah indah pada motif dan juga sebagai warna variasi, kemudian warna pada gambar dibatik menggunakan lilin dan harus tembus setelah media batik selesai dibatik lalu diremek , dikriwil dan dipukuli menggunakan kayu yang sudah dilapisi dengan menggunakan karet ban, media batik yang sudah diremek dimasukkan kedalam air supaya lilin atau malam yang sudah pecah tidak kembali merapat menutupi bagaian yang akan dicabut warnanya.

Kemudian tempat untuk mencabut  warna, misalnya kolam diisi air secukupnya kemudian larutkan obat pencabut warna dengan air bersih dimasukkan tempat pencabut warna, media batik dimasukkan kedalamnya dan direndam sampai waarna dasar pada media batik tercabut kalau warna dasar sudah putih kemudian media batik diangkat digantung supaya obat cabut warna menetes bila sudah atus kemudian media batik dicuci dengan air bersih dan diberi obat penetral untuk obat pencabut warna supaya obat pencabut warna  mati atautidak berfungsi setelah dicuci dengan oba penetral obat cabut warna kemudian media batik dicuci lagi menggunakan air bersih sampai obat pencabut warna dan obat penetral obat cabut warna benar-benar hilang dari media batik agar tidak mengakibatkan kerusakan warna pada media batik pada saat poses selanjutnya.

Setelah media batik selesai dicabut warnanya kemudian media batikdilorot dimasukkan kedalam kuali yang berisi air mendidih media batik didalam kuali harus dibolak balik supaya lilin atu malam terlepas dari media batik dan mengapung diper,ikaan, lalu lilin yang lepas dari media batik diseroki supaya tidak menempel lagi pada media batik pada saat media batik diangkat dari dalam kuali,jika permukaan kuali sudah bersih media batik diangkat lalu dimasukkan lagi kedalam kuali yang kedua yang sudah diberi obat penghancur lilin atau malam media batik direndam sambil diputar dibolak balikagar sisa lilin yang menempel pada media batik hancur setelah media bersih diangkat kemudian dicuci sampai bersih dari lilindan obat penghancur lilin kemudian media batik dijemur ditempat yang terkena sinar matahari secara langsung dan keadaan terbalik.             

T-SHIRT ATAU KAOS BATIK TULIS MOTIF PAGI SORE

Saya penulis artikel ini dan juga sebagai pengrajin batik, akan saya kupas secara detail proses pewarnaan t-shirt batik tulismotif pagi sore dari awal sampai akhir menurut yang saya ketahui. pertama t-shirt yang sudah dijait kecuali bagaian samping hanya diobras agar media batik tidak tergulung, kemudian digambar dan gambar kemudian dipenting menggunakan malam atau lilin harus tembus dari atas sampai bawah pada media batik karena ini motif pagi sore, bagaian tertentu pada media batik harus ada yang ditutup atay dibatik menggunakan lilin yang dicairkan tetapi jangan terlalu panas agar lilin yang menempel pada media batik tebal tidak tipis dan lilin yang digunakan harus yang mudah pecah jangan yang lentur kemudian media batik diwarna dasar, larutkan obat pewarna dan obat penguat warna menggunakan air bersih diaduk sampai rata dan menyatu dengan air.

Mdia batik dicelupkan kedalam obat pewarna sampai rata kemudian diulangi sekali lagi supaya warnanya tua dan tidak belang lalu media batik dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dalam posisi terbalik kalau media batik sudah kering diinapkan satu malam supaya warna tidak lolos dan jangan sampai terkena air, proses selanjutnya media batik dibatik atau ditutup dengan malam atau lilin yang sudah dicairkan alat yang digunakan disini adalah kuas cat tembok, media batik yang dibatik hanya pada bagaian warna dasar kecuali pada ganbar yaang dijadikan motif dan lipatan lengan juga bagaian leher setelah proses pembatikan selesai gambar pada media batik diberi warna sebagai warna variasi pada motif semakin banyak warna yang digunakan semakin bagus, kemudian media batik di jemur sampai kering.

Proses selanjutnya media batik dibatik hanya pada bagaian mptif saja supaya warna tidak terkena obat pewarna yang lain, kemudian media batik diremek sampai rata dengan cara dikriwil lalu dipukul dengan kayu yang dilapisi ban dalam, lalu media batik ditata direndam agar malam atau lilin yang pecah tidak lengket lagi, lalu diangkat  larutkan obat pewarna dan dicampur dengan obat penguat warna menggunakan air yang mendidih ini obat pewarnayang pertama dan larutkan obat pewarna untuk penua warna menggunakan air bersih dan dicampur obat pencerah warna dan obat pematang obat pewarna diaduk sampai semua bahan obat pewarna menyatu dan siap digunakan, tempat pewarnaan media batik diberi air kurang lebih sepuluh liter dan diberi obat pewarna tiga liter masukkan media batik kedalam obat pewarna yang pertama bila sudah rata diangkat digantung supaya atus.

Tempat pewarnaan media batik yang kedua diberi air bersih sepuluh liter kurang lebih masukkan obat pewarna untuk warna kurang lebih tiga liter diaduk sampai rata kemudian media batik dimasukkan kedalam obat pewarna kalau warna pada media batik sudah tua dan rata diangkat lalu dicuci  supaya endapan obat pewarna yang kedua terlepas dari media batik proses pewarnaan diulangi sekali lagi supaya warna pada media batik tua dan tidak belang, jika media batikselesai diwarna kemudian dimasukkan kedalam kuali yang berisiair mendidih dibolak balik sampai semua malam atau lilin yang menempel pada media batik lepas, malam yang dipermukaan kuali diseroki sampai bersih kemudian media batik diangkat dan dimasukkan kedalam kuali yang kedua dan sudah diberi obat penghancur malam atau lilin direndam dibolak balik  jika sisa malam atau lilin yang menempel pada media batik sudah hancur lalu media batik diangkat, kemudian dicuci sampai bersih supaya warna cerahkemudian media batik dijemur posisi terbalik ditempat yang terkena sinar matahari secara langsung sampai kering tetapi jangan berlebihan agar warna pada media batik tidak rusak.            

T-SHIRT ATAU KAOS MOTIF CABUT WARNA

Motif cabut warna yang akan saya kupas, proses pewarnaanya dari awal sampai akhir secara detail menurut yang saya ketahui, sebenarny abukan hanya satu tetapi banyak dan juga sangat bervariatif motifnya, disini akan saya kupas yang pertama bahan yang sudah dipola pakaian dijait menjadi pakaian kemudian media batik dibasahi dengan menggunakan obat penguat warna dengan ukuran dosis rendah, satu kilogram obat penguat warna dilarutkan dengan air kurang lebih dua puluh liter dan diberi obat pencerah warna kurang lebih satu ons, media batik dicelupkan kedalam obat penguat warna bila sudah basah diangkat digantung supaya obat penguat warna menetes samapi atus, larutkan obat pewarna dan diberi obat penguat warna dan obat pencerah warna diaduk sampai semuanya menyatu dngan air, kemudian media batik dicelupkan kedalam obat pewarna sampai rata bila sudah rata diangkat digantung sampai atus.

Proses pewarnaan diulangi sekali lagi agar warna tua dan rata tidak belang digantung sampai atus bila media batik sudah atus kemudian obat pewarna diberi obat penguat warna dengan dosis tinggi lalu media batik dicelupkan kedalamnya sampai rata lalu diangkat digantung supaya atus bila sudah atus media batik dibungkus supaya tidak kering dan terkena angin media batik diinapkan satu malam keesokkan harinya meia batik dicuci samapi residu obat pewarna terlepas dari media batik dan tidak luntur kemudiandijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung atau ditempat yang sejuk bila media batik sudah kering kemudian diikat dari samping kebawah diberi jarak sepuluh centimeter diikat lagi dan  seterusnya sebanyak empat ikatan dengan jarak yang sama pada meia batik, dan yang tidak akan diwarna dibungkus dengan plastik lalu diikat yang kencang  supaya tidak terkena obat pencabut warna.

Media batik dibasahi dengan air bersih, larutkan obat pencabut warna dengan ukuran dosis sedang setengah kilogram diberi air kurang lebih sebanyak dua puluh liter, dan obat penetral obat cabut warna dengan ukuran dua puluh liter air diberi obat penetral kurang lebih seratus mili liter, media batik yang sudah dibasahi disemprot dengan obat pencabut warna diamkan sampai obat pewarna luntur dan media batik berwarna putih, bila bagaian ikatan pada media batik sudah putih lalu disemprot dengan obat penetral obat cabut warna sampai rata kemudian dicuci sampai bersih dengan cara disemprot air dengan selang supaya obat cabut warna dan obat penetral obat cabut warna hilang dari media batik kemudian digantung sampai atus, larutkan obat pewarna dengan air mendidih campurkan obat penguat warna dan obat pencerah warna diaduk sampai semua unsur obat pewarna menyatu dengan air.         

Kemudian media batik ditaruh diatas kawat yang berlubang kecil-kecil, lalu media batikdisemprot dengan obat pewarna yang berwarna warni satu lubang ikatan satu warna, bila warna sudah rata media batik dibalik proses penyemprotan obat pewarna diulangi sampai selesai, bila media batik sudah selesai diwarna biarkan media batik terkena angin supaya warna tua, bila warna pada media batik sudah berwarna tua kemudian dicuci sampai bersih dan ikatan pada media batik dilepas lalu dicuci lagi sampai bersih supaya residu obat pewarna benar-benar hilang dari media batik, kemudian media batik dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung atau ditempat yang sejuk sampai kering supaya warna pada media batik tidak kusam tetap cerah dan berkilau.  

Rabu, 05 Februari 2014

BATIK BAHAN KAOS

Dari semua bahan untuk membuat batik kebanyakan menggunakan kain katon dan kain rayon bahan kaos yang dulunya digunakan oleh pabrik garmen sekarang banyak yang dibuat batik, produsen batik sekarang banyak yang menggunakan bahan kaos untuk dibuat batik, karena bahan kaos saangat bervariatif jenisnya dari yang tipis sampai yg tebal ,batik dari bahan kaos sangat beraneka ragam, dari motif abstrak sampai batik tulis, bahan kaos pun ikut meramaikan dunia batik, disini para pengrajin batik harus berhati-hati dan teliti dalam mewarnai bahan kaos, karena tebal dan tipisnya bahan juga berpengaruh dalam proses pewarnaan bahan kaos tidak sulit jika diwarnai dan kadang-kadang ada juga yang sulit diwarnai tetapi jika sudah jadi warna warna yang dihasilkan lebih bagus dari bahan kaos yg lebih bagus, ini disebabkan oleh kanji yang menempel pada bahan kaos.

Bahan kaos sekarang di batik dari t-shirt sampai celana dan tidak ketinggalan juga di buat kerudung, bahan kaos terasa ringan dan tidak panas bila di pakai, bahan kaos bila sudah jadi pakaian termasuk pakaian santai dan juga digemari oleh masyarakat, karena bahan kaos memakai benang katon maka sangat mudah bila diproses pewarnaan  menggunakan obat pewarna jenis apa saja, berbeda dengan yang menggunakan benang tc atau tetron  harus menggunakann obat pewarna khusus untuk benang tc atau tetron, kalau menggunakan obat pewarna yang biasa maka warna yang dihasilkan kurang maksimal, warna nampak pudar karena obat pewarna yang menempel cuma sedikit, dari semua bahan kaos yang paling bagus bila diwarna bahan kaos yang dari pabrik kota solo kalau yang dari bandung hasilnya juga bagus tetapi masih kalah bila dibandingkan yang dari kota solo, yang dari pabrik kota sudah masar dan sudah lama digunakan.

Kebanyakan para produsen kaos fanatik menggunakan bahan yang merknya sudah masar atau sudah biasa dipakai, kebanyakan bahan kaos katton yang digunakan dibuat berbagai macam busana  dari t-shirt sampai celana, ada bahan kaos yang lebih bagus bila digunakan untiuk membuat busana wanita adalah bahan kaos rayon, bahan ini biasa dibuat kerudung saja tetapi sekarang sudah dipakai untuk membuat busana wanita, karena bahan kaos rayon lebih lemas dan bila diproses pewarnaan lebih bagus hasilnya, warna nampak lebih berkilau bila dibandingkan dengan bahan kaos katton, batik yang dibuat dari bahan kaos kebanyakan batik abstrak karena batik abstrak lebih mudah proses pewarnaannya, kalau yang dibuat printing disini lebih rumit karena bukan bahan yang diprinting dan juga belum jadi pakaian  melainkan masih dalam bentuk potongan pola pakaian, kalau yang dibuat batik tulis sudah berbentuk pakaian tetapi belum dijait pada kedua bagaian samping.

Batik tulis dari bahan kaos tidak sebagus batik tulis yang terbuat dari kain katton, bahan kaos bila diproses pewarnaan harus menggunakan obat pewarna melebihi takaran dari takaran dari ukuran untuk bahan katton maupun bahan rayon ini karena pengaruh benang bahan kaos tidak seratus persen dari benang katton dan juga pengaruh kanjian pada bahan kaos,Saya penulis artikel ini dan juga Saya sebagai pengrajin batik, akan Saya paparkan proses pewarnaan batik dari bahan kaos secara detail menrut yang saya ketahui dari motif abstrak sampai batik tulis dan juga motif cabutan atau motif cabut warna yang baru-baru ini ikut meramaikan dunia batik dari bahan kaos,